Tutorial penggunaan Sensor Suhu MAX31855K menggunakan Arduino

kelas-fisika.com – Tutorial penggunaan Sensor Suhu MAX31855K menggunakan Arduino Pada Tutorial kali ini kelas-fisika.com akan membahas tentang cara menggunakan sensor suhu MAX31855K menggunakan Arduino UNO, cara kerja sensornya. 1. Perkenalan Sensor MAX31855K ​​Thermocouple Breakout memiliki resolusi 14 bit, SPI-compatible, digitizer termokopel serial interface yang dapat membaca berbagai macam suhu. Termokopel bekerja …

Read More »

Kapasitor Elektrolit

kapasitor atau elco

kelas-fisika.com – Kapasitor elektrolit Apa itu kapasitor elektrolitik? Kapasitor elektrolitik atau Kondensator elektrolit (sering disingkat Elco) adalah kondensator yang biasanya berbentuk tabung, mempunyai dua kutub kaki berpolaritas positif dan negatif, ditandai oleh kaki yang panjang positif sedangkan yang pendek negatif atau yang dekat tanda minus ( – ) adalah kaki negatif. Elektrolit …

Read More »

Driver Motor L293D , definisi dan cara penggunaanya

kelas-fisika.com – Driver Motor L293D , definisi dan cara penggunaanya pada kesempatan kali ini kelas-fisika.com akan menjelaskan bagaimana cara mengendalikan motor DC dengan menggunakan L293D IC Motor Driver dengan Arduino. dipasaran banyak sekali jenis dan desain dari modul L293D yang pada dasarnya memiliki kesamaan fungsi. gambar di bawah adalah contoh berbagai …

Read More »

Cara Membuat Robot Line Follower Arduino Tipe 2

kelas-fisika.com – Cara Membuat Robot Line Follower Arduino Tipe 2 kelas-fisika kali ini akan membahas cara membuat robot line follower Arduino dengan menggunakan motor shield dan Phantom Chassis jika tidak ada anda bisa menggantinya dengan chasis robotik yang ada di pasaran . Alat dan Bahan yang anda perlu siapkan : Arduino …

Read More »

Cara menggunakan CCPM Servo Consistency Master

kelas-fisika.com – Cara menggunakan CCPM Servo Consistency Master kelas-fisika akan membahas Cara menggunakan CCPM Servo Consistency Master. Perangkat ini bisa digunakan sebagai generator sinyal untuk pengendali kecepatan listrik (ESC), dengan CCPM ini Anda dapat menguji sistem servo motor tanpa menggunakan pemancar dan penerima. 1. pendahuluan G.T. Power Servo Tester – CCPM …

Read More »

Tutorial modul Sensor LDR 3 kaki , 2 LED dan Buzzer menggunakan Arduino

kelas-fisika.com – Tutorial modul Sensor LDR 3 kaki , 2 LED dan Buzzer menggunakan Arduino dalam tutorial ini akan dibahas tentang salah satu penggunaan modul LDR Photosensitive Photoresistor Sensor yang memiliki 3 kaki yang respon perubahan cahaya di outputkan untuk menghidupkan LED dan Buzzer. dipasaran saat ini ada dua jenis modul …

Read More »

Tutorial modul LDR Sensor 3 kaki dengan 2 LED

kelas-fisika.com – Tutorial modul LDR Sensor 3 kaki dengan 2 LED dalam tutorial ini akan dibahas tentang salah satu penggunaan modul LDR Photosensitive Photoresistor Sensor yang memiliki 3 kaki. dipasaran saat ini ada dua jenis modul sensor LDR Photosensitive Photoresistor Sensor yakni yang memiliki 4 kaki dan 3 kaki. bedanya di modul 4 …

Read More »

Cara Mengatur 4 Seven Segment menggunakan Arduino

kelas-fisika.com – Cara Mengatur 4 Seven Segment menggunakan Arduino Apa Itu Seven Segment ? Seven Segment Display (7 Segment Display) dalam bahasa Indonesia disebut dengan Layar Tujuh Segmen adalah komponen Elektronika yang dapat menampilkan angka desimal melalui kombinasi-kombinasi segmennya. Seven Segment Display pada umumnya dipakai pada Jam Digital, Kalkulator, Penghitung …

Read More »

LDR Photosensitive Photoresistor Sensor

kelas-fisika.com – LDR Photosensitive Photoresistor Sensor Fitur Modul: Menggunakan sensor photoresistor tipe sensitif Komparator mengeluarkan sinyal bersih, bentuk gelombang yang baik memiliki kemampuan membawa lebih dari 15mA. Dengan potensiometer yang dapat diatur dapat menyesuaikan intensitas cahaya yang terdeteksi Tegangan kerja: 3.3V-5V Format output: Digital switching output (0 dan 1) Dengan lubang …

Read More »

Penjelasan Lengkap Quartz Crystal Oscillators

kelas-fisika.com – Penjelasan Lengkap Quartz Crystal Oscillators Salah satu fitur yang paling penting dari setiap osilator adalah stabilitas frekuensinya, atau dengan kata lain kemampuannya untuk menyediakan output frekuensi konstan dalam berbagai kondisi beban. Beberapa faktor yang mempengaruhi stabilitas frekuensi osilator umumnya meliputi: variasi suhu, variasi beban, serta perubahan pada voltase …

Read More »

Powered by themekiller.com