Home / Eksperimen / Eksperimen Pusaran Air Tornado ( Vortex )

Eksperimen Pusaran Air Tornado ( Vortex )

Hai Guys, Sahabat kelas-fisika.com

artikel kali ini kelas-fisika.com akan coba membahas salah satu eksperimen sederhana menarik yang bisa kita lakukan di rumah dengan mudah, tentunya dengan alat alat yang bisa kita sediakan. eksperimen kali ini yang akan dibahas adalah tentang Eksperimen Pusaran Air Tornado ( Vortex ). kalian pasti pernah dengar atau lihat kata pusaran kan? biasanya kan pusaran itu ada di media air maupun angin. banyak juga film film yang bercerita tentang pusaran itu seperti into the storm , the day after tomorow dan lain sebagainya.

Perputaran Air bisa menciptakan tornado di dalam botol. hanya dengan menggunakan 2 buah botol plasik sisa minuman berkarbonasi ukuran 2 atau 3 liter kalian bisa menciptakan pusaran air. pusaran tersebut bisa berbentuk spiral. dan itu bisa dilakukan berulang ulang. gimana caranya? mari kita simak langkah langkahnya.

Alat dan bahan yang perlu kalian siapkan diantaranya :

Vortex_DSC_0375_M

  • 2 buah botol plastik bekas minuman berkarbonasi ukuran 2 atau 3 liter (disarankan pakai botol bekas Big Cola yang 3 liter).
  • pipa PVC sepanjang +- 5-6 cm seukuran lubang mulut botol yang digunakan, dengan diameter lubang kira kira 1 – 1,5 cm.
  • Air
  • lem karet dan pemanasnya

nah langkah – langkah nya diantaranya :

  1. Isi botol bekas tersebut sebanyak 2/3 bagian dengan air, untuk efek yang menarik kalian bisa beri pewarna.
  2. lem bagian mulut dalam botol dengan menggunakan lem karet yang sudah dipanasi, kemudaian masukan pipa PVC ke dalam mulut botol tersebut setengah bagian. sisanya untuk di tempelkan dengan botol yang satunya lagi. di lem sampai kedua mulut botol bertemu.
  3. lem bagian luar dari tutup botol tersebut untuk menutup celah yang terbuka agar air tidak bisa keluar dari botol.
  4. sudah jadi, dan kalian bisa langsung lihat bagaimana tornado air di ciptakan.

Vortex_DSC_0339_H

Penjelasan :

Ketika kalian menaikan botol yang berisi air ke bagian atas, maka air awalnya dalam keadaan tidak berputar. pada saat itu terdapat tegangan permukaan di antara 2 mulut lubang botol. tegangan permukaan menyebabkan lubang kecil yang kemudian menyebabkan air dari botol atas mulai mengalir ke botol yang di bawah.

tekanan udara pada botol yang di bawah lebih rendah dibandingkan tekanan yang terdapat pada botol yang diatas. ketika air turun, menyebabkan gelembung udara dari botol bawah dipaksa untuk bergerak ke atas. dan lama kelamaan tekanan udara di mulut botol semakin berkurang ketika air dari atas sudah mulai turun semuanya. ketika anda terus menggerakan atau mengubah ubah posisi botol maka air yang berada di botol yang atas akan mulai berputar dan membentuk pusaran ketika turun ke botol yang lebih rendah. air ditarik dan dipaksa turun ke bawah akibat gravitasi. jika kita abaikan gaya gesek, maka momentum sudut air akan tetap konstan ketika turun ke bawah, dan kecepatan air akan meningkat saat air mendekati pusat / mulut botol. (sama halnya jika ada seorang pemain ski berputar lebih cepat ketika di mendekap ke dua tangannya ke bagian dada dari pada ketika tangannya di rengggangkan).

pusaran air disebabkan karena gaya gaya yang terjadi seperti gaya gravitasi, tekanan udara, tekanan air. dan anda bisa mengetahui tempat dimana terdapat gaya sentripetal terbesar. gaya sentripetal di bawah lebih besar daripada di bagian atas. di bagian tersebut air bergerak dengan kecepatan lebih besar.

 

About kelas-fisika

Check Also

Eksperimen Newtons Nightmare

kelas-fisika.com – Eksperimen Newtons Nightmare Alat dan Bahan yang dibutuhkan: Pipa alumunium Magnet Neodymium blok …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com