Home / Tutorial Arduino / Tutorial Arduino : Menghidupkan Tiga LED Secara Bergantian

Tutorial Arduino : Menghidupkan Tiga LED Secara Bergantian

Hai Guys, Sahabat kelas-fisika.com

kali ini kelas-fisika.com akan membahas percobaan mikrokontroler Arduino Uno tentang Tutorial Arduino Menghidupkan Tiga LED Secara Bergantian.  pada percobaan kali ini melibatkan tiga buah LED yang masing masing berwarna Merah, Kuning dan Hijau. komponen yang kalian perlu siapkan adalah :

  • Resistor 220 Ω (3 Buah)
  • LED Merah, Kuning dan Hijau masing masing satu buah

Selain itu siapkan sejumlah kabel, kemudian buat rangkaian seperti terlihat pada gambar 1.1 dibawah ini dan contoh penyusunan rangkaian diperlihatkan pada gambar 1.2.

gambar-skema-rangkaian

Informasi tentang LED

LED adalah singkatan dari Light Emitting Display. komponen ini merupakan salah satu jenis dioda. itulah sebabnya, LED hanya meghantarkan arus dalam satu arah, yakni jika kaki anoda dihubungkan ke sumber tegangan positif dan kaki satunya lagi katoda dihubungkan ke sumber tegangan negatif. Secara umum rangkaian untuk LED adalah seperti berikut :

rangkaian-led

pada umumnya LED memerlukan arus sebesar 220 mA agar LED dapat memancarkan cahaya yang optimum, maka berdasarkan hal tersebut resistor yang diperlukan dapat dihitung menggunakan rumus hukum Ohm.

R = V/I

dalam percobaan kali ini R adalah Hambatan (Resistor), V adalah tegangan yang memberikan catu daya ke LED dan I adalah arus listrik yang melewati LED. jika tegangan berasal dari pin digital dari Arduino ketika dalam keadaan HIGH adalah 5 V, maka resistor yang diperlukan sebesar :

R = 5 V / 0,022 A = 227,27 Ω

maka berdasarkan perhitungan diatas, resistor yang dibutuhkan adalah 220 Ω atau bisa juga 240 Ω.

baik untuk percobaan menghidupkan Tiga LED secara bergantian, prosesnya dinyatakan dengan algoritma berikut :

Ulang secara terus menerus

  1. Nyalakan LED Merah dalam 1 detik;
  2. matikan LED merah;
  3. Nyalakan LED kuning dalam 1 detik;
  4. matikan LED Kuning;
  5. Nyalakan LED Hijau dalam 1 detik;
  6. matikan LED Hijau;

proses diatas dinyatakan dalam sketch berikut :

 

const int PIN_10 = 10;
 const int PIN_11 = 11;
 const int PIN_12 = 12;

void setup()
 {
 pinMode(PIN_10, OUTPUT);
 pinMode(PIN_11, OUTPUT);
 pinMode(PIN_12, OUTPUT);
 }

void loop()
 {
 // LED merah
 digitalWrite(PIN_12, HIGH);
 delay(1000);  // Tunda 1 detik

digitalWrite(PIN_12, LOW);
 delay(1000);  // Tunda 1 detik

// LED kuning
 digitalWrite(PIN_11, HIGH);
 delay(1000);  // Tunda 1 detik

digitalWrite(PIN_11, LOW);
 delay(1000);  // Tunda 1 detik

// LED hijau
 digitalWrite(PIN_10, HIGH);
 delay(1000);  // Tunda 1 detik

digitalWrite(PIN_10, LOW);
 delay(1000);  // Tunda 1 detik
 }

ada sketch diatas, terdapat tiga pin yang digunakan untuk mengendalikan LED , masing masing dinyatakan dengan konstanta PIN_10, PIN_11 dan PIN_12. selanjutnya dengan membuat pin masing masing berniai HIGH dan LOW secara bergantian.

setelah sketch diatas dibuat di program arduino, verifikasilah dan kemudian unggahkan ke papan arduino uno mu. dan cek untuk mlihat hasilnya.

bagi yang belum memiliki software arduino kalian bisa download di link ini.

 

About kelas-fisika

Check Also

Tutorial penggunaan Sensor Suhu MAX31855K menggunakan Arduino

kelas-fisika.com – Tutorial penggunaan Sensor Suhu MAX31855K menggunakan Arduino Pada Tutorial kali ini kelas-fisika.com akan membahas …

2 comments

  1. Wah mantap ini, lengkap sekali penjelesannya… Ada rangkaiannya juga…

  2. semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com