Home / Tutorial Arduino / Tutorial Arduino : Mengontrol LED dengan Tactile Switch (Tombol Tekan)

Tutorial Arduino : Mengontrol LED dengan Tactile Switch (Tombol Tekan)

Hai Guys, Sahabat kelas-fisika.com

pembahasan tutorial arduino kali ini akan membahas tentang cara Mengontrol LED dengan Tactile Switch (Tombol Tekan). pada rangkaian kali ini melibatkan sebuah LED dan tombol switch. komponen yang perlu anda siapkan adalah :

  • LED
  • Tactile Switch
  • hambatan 220 Ω , 22 KΩ

rangkaian dalam percobaan kali ini ditunjukan pada gambar 2.1 dan contoh pemasangan rangkaian bisa dilihat pada gambar 2.2.

skema-rangkaian-cara-mengontrol-led-dengan-tombol-tekan

Informasi tentang Tactile Switch

Tactile Switch adalah saklar yang akan membuat dua bagian yang dalam keadaan bawaan tidak terhubung menjadi terhubung jika tombolnya ditekan. komponen ini memiliki 4 pin. ada pasangan pin yang saling terhubung. jika sisi yang mengandung pin diamati, akan terlihat keberadaan jalur yang melekuk ke dalam. masing masing dua pin yang berada di seberang jalur tersebut saling terhubung. pin-pin yang bersebrangan terhadap jalur tersebut akan terhubung jika tombol di tekan.

tactile switch (tombol tekan) atau push button

tactile switch (tombol tekan) atau push button

kode yang diperlukan seperti di bawah ini :

sketch : saklar


// -------------------------------------
// Penyalaan LED dengan saklar
// -------------------------------------

const int PIN_12 = 12;
const int PIN_7 = 7;

void setup()
{
  pinMode(PIN_12, OUTPUT); 
  pinMode(PIN_7, INPUT); 
}

void loop()
{
  int nilai = digitalRead(PIN_7);
  if (nilai == HIGH)
    digitalWrite(PIN_12, HIGH);
  else  
    digitalWrite(PIN_12, LOW);
}

kode diatas akan membuat LED menyala selama tombol tekan (Tactile Switch) ditekan dan akan padam jika tombol tidak di tekan. bagaimana hal itu bisa terjadi? berikut ini adalah penjelasannya.

pernyataan

      int nilai = digitalRead(PIN_7);

digunakan untuk membaca data digital di pin 7. hasilnya ditaruh di variabel nilai yang kemungkinan nilainya adalah HIGH atau LOW. oleh karena pin tersebut untuk dibaca, terdapat pengaturan seperti berikut di setup () :

      pinMode (PIN_7, INPUT) ;

pernyataan berikut digunakan untuk mengatur pin 12 bernilai HIGH untuk menyalakan LED dan LOW untuk mematikan LED :

      if (nilai == HIGH) ; 
          digitalWrite (PIN_12, HIGH) ;   
      else       
          digitalWrite (PIN_12, LOW) ;

Informasi tentang Mode OUTPUT dan INPUT pada Pin

Setiap pin digital yang digunakan dalam sketch perlu pengaturan mengenai modenya. hal ini dilakukan melalui fungsi pinMode () di setup (). Mode OUTPUT perlu dipilih jika anda ingin mengatur nilainya melalui kode sketch, sebagai contoh,

    digitalWrite (PIN_12, HIGH) ;

perintah diatas memberikan nilai HIGH pada pin 12. dalam hal ini, digitalWrite () perlu digunakan sekiranya hanya nilai HIGH dan LOW yang akan diberikan ke pin.

Mode INPUT digunakan sekiranya kode di sketch bermaksud membaca nilai pin. sebagai contoh, pin terhubung ke saklar dan saklar akan menentukan nilai pada pin berupa LOW atau HIGH. pada keadaan seperti ini, mode untuk in harus berupa INPUT. perintah yang diperlukan :

    pinMode (nomor_pin, INPUT) ;

untuk membaca nilai di pin yang nilainya hanya berupa HIGH atau LOW, gunakan digitalRead (). Namun, terkadang anda perlu membaca nilai pin dengan analogWrite ().

untuk pin analog, penentuan mode pinMode () tidak diperlukan.

 

About kelas-fisika

Check Also

Tutorial penggunaan Sensor Suhu MAX31855K menggunakan Arduino

kelas-fisika.com – Tutorial penggunaan Sensor Suhu MAX31855K menggunakan Arduino Pada Tutorial kali ini kelas-fisika.com akan membahas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com