Home / cara / 3 Cara Agar Berhasil dalam Pembelajaran di Kelas Fisika

3 Cara Agar Berhasil dalam Pembelajaran di Kelas Fisika

Untuk beberapa orang yang beruntung, berhasil dengan baik dalam fisika memang itu sudah merupakan bakat awalnya. Akan tetapi, untuk orang yang lain, untuk mendapatkan nilai yang bagus dalam fisika membutuhkan banyak kerja keras. Untungnya, dengan mempelajari kemampuan dasar yang penting dan melakukan banyak latihan, hampir semua orang dapat menguasa fisika yang kebanyakan sulit. Akan tetapi, yang lebih penting dari mendapatkan nilai bagus adalah fakta bahwa dengan memahami fisika, Anda akan dapat menjelaskan gaya-gaya misterius yang mengendalikan dunia. inilah 3 Cara Agar Berhasil dalam Pembelajaran di Kelas Fisika.

1. Memahami Konsep-Konsep Fisika Dasar

1.a Ingatlah konstanta-konstanta dasar.

Dalam dunia fisika, gaya-gaya tertentu, seperti gaya gravitasi pada bumi, dituliskan dalam konstanta matematika. Hal ini hanyalah cara lain mengatakan bahwa gaya-gaya ini biasanya dilambangkan dengan angka yang sama, tanpa peduli lokasi atau bagaimana caranya digunakan. Merupakan ide yang cerdas untuk mengingat konstanta-konstanta (dan satuannya) yang paling sering dipakai & mdash; seringkali, konstanta ini tidak akan diberikan pada saat ujian. Berikut adalah beberapa konstanta yang paling sering digunakan dalam fisika:

  • Gravitasi (pada bumi): 9,81 meter/sekon2
  • Kecepatan cahaya: 3 × 108 meter/sekon
  • Konstanta gas molar: 8,32 joule/(mol × Kelvin)
  • Bilangan Avogadro: 6,02 × 1023 per mol
  • Konstanta Planck: 6,63 × 10-34 joule × sekon

1.b Ingatlah persamaan-persamaan dasar.

Dalam fisika, hubungan antara banyak gaya yang berbeda yang terdapat di alam semesta, dideskripsikan dengan suatu persamaan. Beberapa persamaan ini sangatlah sederhana, sedangkan yang lain sangatlah rumit. Mengingat persamaan-persamaan yang paling sederhana dan mengetahui cara menggunakannya adalah sangat penting saat menyelesaikan soal-soal yang sederhana maupun rumit.

Bahkan soal-soal yang sulit dan membingungkan, seringkali dapat diselesaikan menggunakan beberapa persamaan sederhana atau mengubah persamaan sederhana ini sehingga menjadi sesuai dengan situasi. Persamaan-persamaan dasar ini adalah bagian fisika yang paling mudah untuk dipelajari, dan jika Anda mengetahuinya dengan baik, kemungkinan Anda akan mengetahui setidaknya beberapa bagian soal rumit yang Anda hadapi. Beberapa persamaan yang paling penting adalah:[1]

  • Kecepatan = perubahan posisi/selang waktu,
  • Percepatan = perubahan kecepatan/selang waktu ,
  • Kecepatan akhir = kecepatan awal + (percepatan × waktu),
  • Gaya = massa × percepatan,
  • Energi kinetik = (1/2)massa × kecepatan2,
  • Usaha = perpindahan × gaya ,
  • Daya = perubahan usaha/selang waktu,
  • Momentum = massa × kecepatan

1.c Pelajari turunan persamaan-persamaan dasar.

Mengingat persamaan-persamaan sederhana Anda memang baik — memahami alasan persamaan ini digunakan adalah hal yang lain. Jika Anda bisa, gunakan waktu Anda untuk mempelajari bagaimana setiap persamaan fisika dasar diturunkan. Hal ini akan memberikan Anda pemahaman yang lebih jelas tentang hubungan antara persamaan-persamaan dan membuat Anda dapat menyelesaikan berbagai soal. Karena, pada dasarnya, Anda memahami cara kerja persamaan ini, Anda akan dapat menggunakannya dengan lebih efektif daripada jika persamaan ini hanyalah ingatan hafalan semata dalam pikiran Anda. Misalnya, lihatlah persamaan yang sangat sederhana:

  • Percepatan = perubahan kecepatan/selang waktu, atau a = delta(v)/delta(t).
  • Percepatan adalah gaya yang menyebabkan kecepatan benda berubah. Jika sebuah benda memiliki kecepatan awal v0 pada waktu t0 dan kecepatan akhir v pada waktu t, benda dapat dikatakan dipercepat karena berubah dari v0 menjadi v. Percepatan tidak terjadi seketika — tidak peduli seberapa cepat, akan ada selang waktu antara saat benda bergerak dengan kecepatan awal dan saat benda mencapai kecepatan akhir.
  • Dengan demikian, a = (v – v0/t – t0) = delta(v)/delta(t)..

1.d Pelajari keterampilan matematika yang dibutuhkan untuk menyelesaikan soal fisika.

Matematika seringkali dikatakan sebagai bahasa fisika. Menjadi ahli dalam dasar-dasar matematika adalah cara yang baik untuk meningkatkan kemampuan Anda untuk menguasai soal-soal fisika. Beberapa persamaan fisika yang rumit bahkan membutuhkan keterampilan matematika khusus (seperti menurunkan atau integral) untuk diselesaikan. Berikut adalah beberapa topik matematika yang dapat membantu Anda menyelesaikan soal fisika, dengan urutan tingkat kerumitannya:

  • Pra-aljabar dan aljabar (untuk persamaan dasar dan soal carilah yang belum diketahui),
  • Trigonometri (untuk diagram gaya, soal-soal rotasi, dan sistem sudut),
  • Geometri (untuk soal-soal yang berhubungan dengan luas, volume, dll.),
  • Pra-kalkulus dan kalkulus (untuk menurunkan dan mengintegralkan persamaan fisika — biasanya topik tingkat tinggi).

2. Strategi Meningkatkan Skor

2.a Fokuslah pada informasi penting dalam setiap soal.

Soal-soal fisika seringkali berisi “pengalih perhatian” — informasi yang tidak dibutuhkan untuk menyelesaikan soal. Saat membaca soal fisika, identifikasi informasi-informasi yang diberikan, kemudian tentukan informasi yang ingin Anda cari. Tuliskan persamaan yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan soal, kemudian masukkan setiap informasi dalam soal pada variabel yang tepat. Abaikan informasi yang tidak dibutuhkan karena hal ini dapat memperlambat Anda dan membuat langkah yang tepat untuk menyelesaikan soal lebih sulit untuk ditemukan.

  • Misalnya, katakan kita harus mencari percepatan yang dialami sebuah mobil jika kecepatannya berubah selama dua detik. Jika massa mobil 1.000 kilogram, mulai bergerak dengan kecepatan awal 9 m/s dan kecepatan akhir 22 m/s, kita dapat mengatakan bahwa v0 = 9 m/s, v = 22 m/s, m = 1.000, t = 2 s. Seperti yang ditulis di atas, persamaan percepatan biasa adalah a = (v – v0/t – t0). Perhatikan bahwa persamaan ini tidak membutuhkan massa benda, sehingga kita dapat mengabaikan informasi bahwa mobil memiliki massa 1.000 kg.
  • Dengan demikian, kita akan menyelesaikannya sebagai berikut: a = (v – v0/t – t0) = ((22 – 9)/(2 – 0)) = (13/2) = 7,5 m/s2

2.b Gunakan satuan yang tepat untuk setiap soal.

Lupa untuk memberi satuan pada jawaban Anda atau menggunakan satuan yang salah, merupakan cara yang pasti untuk kehilangan poin mudah. Untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan poin penuh untuk soal apa pun yang Anda kerjakan, pastikan untuk menuliskan satuan untuk jawaban Anda dengan satuan yang benar berdasarkan jenis informasi yang dituliskan. Beberapa satuan yang paling sering digunakan untuk pengukuran dalam fisika dituliskan di bawah ini — perhatikan bahwa, berdasarkan aturan umum, soal-soal fisika hampir selalu menggunakan pengukuran metrik/SI:

  • Massa: gram atau kilogram,
  • Gaya: newton,
  • Kecepatan: meter/sekon (terkadang kilometer/jam) ,
  • Percepatan: meter/sekon2,
  • Energi/Usaha: joule atau kilojoule,
  • Daya: watt

2.c Jangan melupakan hal-hal kecil (seperti gesekan, hambatan, dsb.).

Soal-soal fisika biasanya merupakan model situasi nyata — yang menyederhanakan cara kerja hal-hal sebenarnya untuk membuat situasinya lebih mudah untuk dipahami. Terkadang, hal ini berarti bahwa gaya yang dapat mengubah hasil akhir soal (seperti misalnya, gesekan) memang sengaja dihilangkan dari soal. Akan tetapi, hal ini tidak selalu terjadi. Jika hal-hal kecil seperti ini tidak dihilangkan dari soal dan Anda memiliki informasi yang cukup untuk menghitungnya, pastikan untuk menggunakannya, untuk jawaban yang paling akurat.

Misalnya, katakan bahwa sebuah soal meminta Anda mencari percepatan 5 kilogram balok kayu pada lantai yang licin jika didorong dengan gaya 50 newton. Karena F = m × a, jawabannya mungkin sangat mudah, hanya mencari nilai a dalam persamaan 50 = 5 × a. Akan tetapi, dalam dunia nyata, gaya gesekan akan mempengaruhi gaya dorong benda, tentunya mengurangi gaya dorongnya. Menghilangkan gaya gesek dari soal akan menghasilkan jawaban yang membuat balok dipercepat sedikit lebih cepat dari sebenarnya.

2.d Periksa kembali jawaban Anda.

Soal-soal fisika dengan tingkat kesulitan rata-rata, dapat dengan mudah melibatkan banyak perhitungan matematika. Kesalahan dalam perhitungan ini akan mengakibatkan jawaban Anda salah, jadi perhatikan baik-baik perhitungan matematika Anda saat Anda mengerjakannya, dan jika Anda memiliki waktu, periksa kembali jawaban Anda di akhir waktu untuk memastikan perhitungan Anda benar. Meskipun mengerjakan ulang pekerjaan Anda adalah salah satu cara untuk memeriksa perhitungan matematika Anda, Anda mungkin juga ingin menggunakan akal sehat untuk mengaitkan soal Anda dengan kehidupan nyata sebagai cara untuk memeriksa jawaban Anda.

  • Misalnya, jika Anda mencoba mencari momentum (massa × kecepatan) dari benda yang bergerak maju, Anda tidak mengharapkan jawaban negatif karena massa tidak dapat bernilai negatif dan kecepatan hanya bernilai negatif jika berada dalam arah negatif (yaitu, berlawanan dengan arah maju pada kerangka acuan Anda). Dengan demikian, jika Anda mendapatkan jawaban negatif, maka Anda mungkin melakukan kesalahan dalam perhitungan di suatu tempat.

3. Melakukan Yang terbaik dalam Kelas fisika

3.a Bacalah topiknya sebelum kelas.

Idealnya, Anda tidak akan menemui konsep-konsep fisika baru dalam kelas pertama kali Anda. Tetapi, cobalah membaca pelajaran selanjutnya dalam buku paket Anda sehari sebelum topik tersebut dibahas di kelas. Jangan terpaku pada matematika yang benar tentang topiknya — pada tahap ini, fokuslah untuk memahami konsep-konsep umum dan cobalah untuk memahami hal yang sedang dibahas. Hal ini akan memberikan fondasi pengetahuan yang kokoh pada Anda di mana Anda akan dapat menerapkan kemampuan matematika yang akan Anda pelajari di kelas.

3.b Perhatikan selama berada di kelas.

Selama kelas, guru akan menjelaskan konsep-konsep yang Anda temui saat Anda membaca sebelumnya dan menjelaskan bagian-bagian bahan manapun yang belum terlalu Anda pahami. Catatlah dan tanyakan banyak pertanyaan. Guru Anda mungkin akan menjelaskan matematika tentang topiknya. Saat beliau melakukannya, cobalah untuk membayangkan gambaran umum tentang hal yang terjadi, bahkan jika Anda tidak mengingat turunan yang tepat untuk setiap persamaan — memiliki perasaan seperti ini tentang bahan, merupakan aset yang sangat baik.

  • Jika Anda masih memiliki pertanyaan setelah kelas, bicaralah pada guru Anda. Cobalah untuk menjelaskan pertanyaan Anda serinci mungkin — hal ini akan menunjukkan pada guru bahwa Anda mendengarkan. Jika guru tidak sibuk, dia mungkin akan dapat menjadwalkan pertemuan untuk membahas bahan dengan Anda dan membantu Anda memahaminya.

3.c Tinjaulah catatan Anda di rumah.

Untuk menyelesaikan pembelajaran dan meningkatkan pengetahuan fisika Anda, habiskan beberapa saat untuk meninjau catatan Anda segera saat Anda memiliki kesempatan di rumah. Melakukan hal ini akan membantu Anda mengingat pengetahuan yang Anda dapatkan dari kelas pada hari itu. Semakin lama Anda menunggu untuk meninjaunya setelah Anda mencatatnya, semakin sulit untuk Anda mengingatnya dan konsep-konsepnya akan terasa semakin asing, jadi aktiflah dan ingatlah pengetahuan Anda dengan meninjau catatan Anda di rumah.

3.d Selesaikan soal-soal latihan.

Seperti matematika, menulis, atau pemrograman, menyelesaikan soal-soal fisika adalah kemampuan pikiran. Semakin sering Anda menggunakan kemampuan ini, semakin mudah Anda akan menyelesaikannya. Jika Anda berjuang dengan fisika, pastikan untuk memiliki banyak soal-soal latihan penyelesaian. Hal ini tidak hanya akan mempersiapkan Anda untuk tes, tetapi akan membantu Anda membuat banyak konsep semakin jelas seiring Anda meninjau bahan.

  • Jika Anda tidak puas dengan nilai Anda dalam fisika, jangan puas hanya dengan menggunakan soal-soal yang digunakan untuk pekerjaan rumah Anda sebagai latihan. Berusahalah untuk menyelesaikan soal-soal yang biasanya tidak Anda temui — soal ini mungkin adalah soal-soal pada buku paket Anda yang tidak ditugaskan pada Anda, soal-soal bebas daring, atau bahkan soal-soal dalam buku-buku latihan fisika (biasanya dijual di toko buku pelajaran).

3.e Gunakan sumber-sumber bantuan yang tersedia untuk Anda.

Anda tidak harus mencoba untuk mempelajari pelajaran fisika yang sulit sendirian — bergantung pada situasi sekolah Anda, mungkin ada banyak cara untuk meminta bantuan. Carilah bantuan dan gunakan sumber-sumber bantuan apa pun yang Anda butuhkan untuk lebih memahami bahan fisika Anda. Meskipun beberapa sumber bantuan akan membutuhkan uang, beberapa siswa memiliki setidaknya tiga pilihan tersedia untuk mereka. Berikut adalah beberapa ide tentang siapa dan apa yang perlu dicari jika Anda membutuhkan bantuan fisika:

  • Guru Anda (melalui pertemuan setelah sekolah),
  • Teman-teman Anda (melalui studi kelompok dan sesi pekerjaan rumah),
  • Guru les (baik guru privat sewaan atau bagian dari program sekolah),
  • Sumber-sumber pihak ketiga (seperti buku-buku soal fisika,
  • website edukasi seperti Khan Academy, dan lainnya).

Tips

  • Konsentrasilah pada konsep. Membentuk gambaran dalam pikiran tentang hal yang terjadi.
  • Kembangkan kemampuan matematika Anda. Fisika pada tingkat yang tinggi kebanyakan adalah matematika terapan, terutama kalkulus. Pastikan Anda mengetahui cara membuat integral dan kemudian menyelesaikannya dengan cara substitusi atau parsial.
  • Saat menyelesaikan soal, perhatikan rinciannya. Jangan lupa untuk memasukkan gesekan dalam perhitungan atau menggunakan momen inersia pada sumbu yang tepat.

About kelas-fisika

Check Also

Cara Membuat Smartphone Proyektor dari kardus sepatu bekas

kelas-fisika.com – Cara Membuat Smartphone Proyektor dari kardus sepatu bekas Tahukah Anda bahwa Anda bisa mengubah …

One comment

  1. Sañgat membantu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com