Home / cara / Cara mudah menentukan gaya Angkat (Gaya Archimedes)

Cara mudah menentukan gaya Angkat (Gaya Archimedes)

gaya angkat adalah merupakan gaya yang arahnya berlawanan dengan gaya gravitasi. gaya ini juga mempengaruhi semua benda yang tenggelam dalam suatu fluida (bisa gas maupun zat cair). gaya angkat ke atas ini konon ditemukan oleh Archimedes saat melakukan suatu percobaan sederhana. jika suatu benda diletakan dalam suatu zat cair, maka massa benda tersebt akan menekan fluida (bisa zat cair atau gas), sedangkan gaya angkat ke atas akan menekan benda tersebut yang melawan gravitasi.

besarnya gaya angkat sama dengan banyaknya air yang tumpah

dalam formulasinya gaya angkat ini dapat dihitung dengan persamaan Fa = Vt × ρ × g. dimana Fa (gaya angkat ke atas), Vt (Volume benda yang tercelup), ρ (massa jenis fluida), dan g ( gaya gravitasi). Pada artikel kali ini kelas-fisika.com akan membahas Cara mudah menentukan gaya Angkat (Gaya Archimedes) suatu benda dengan cara sederhana.

Hal yang Anda Butuhkan :

  • wadah kecil
  • wadah lebih besar
  • Benda yang dapat ditenggelamkan
  • Gelas ukur
  • Neraca Timbangan

1. letakan wadah kecil didalam wadah yang lebih besar. anda bisa mengunakan mangkok atau wadah di alat dapur rumah anda. dalam eksperimen kali ini anda akan diminta untuk mendemonstrasikan bahwa benda yang ditenggelamkan dalam suatu fluida akan mengalami gaya angkat ke atas (gaya archimedes). maka , letakan wadah kecil di dalam wadah yang lebih besar.

2. Isi wadah kecil dengan air hingga penuh. pastikan mengisinya hingga pas permukaan atas wadah akan tetapi tidak sampai meluber. hati hati saat melakukan pengisian air, jika ada air yang tumpah ke wadah besar maka buanglah air yang di wadah besar tersebut.

3. Masukan benda yang kamu akan cari gaya angkatnya. celupkan benda yang akan diujikan, amati, ketika anda memasukan benda tersebut ke dalam cairan tersebut anda akan melihat air yang ada di wadah kecil yang penuh tadi ada yang tumpah ke wadah yang lebih besar.

4. timbang benda yang akan diuji. dengan menggunakan neraca ukur, timbang benda yang diuji tadi.

5. masukan air yang tumpah tadi ke gelas. setelah anda memasukan benda yang di uji tadi ke wadah berisi air. ambil tumpahan air yang keluar dari wadah kecil dan masukan kedalam gelas, pastikan sebelum di masukan ke dalam gelas, gelasnya di timbang dahulu untuk dijadikan sebagai massa gelas sebelum air tumpahan tadi diukur menggunakan neraca ukur.

6. timbang air yang tumpah. setelah air dimasukan kedalam gelas , timbanglah air tersebut dan tuliskan data nilai massa yang terukur pada timbangan atau neraca ukur.

7. bandingkan antara massa benda dengan massa air yang tumpah. setelah anda mengetahui massa air yang tumpah tadi silahkan anda bandingkan dengan massa benda yang dimasukan. Jika massa benda yang di celupkan ke wadah kecil lebih besar daripada massa air tumpahan, itu artinya benda tersebut akan tenggelam. begitupun sebaliknya, jika massa airyang tumpah lebih besar dari massa benda maka benda akan mengapung. inilah prinsip keterapugan dalam eksperimen kali ini. sehingga dapat disimpulkan bahwa :

  • benda benda yang bermassa rendah akan tetapi memiliki volume yang besar maka benda tersebut termasuk benda yang mudah terapung. sifat ini berarti benda memiliki banyak rongga sehingga mudah terapung. seperti sebuah kano yang terapung dengan baik.

 

About kelas-fisika

Check Also

Cara Membuat Smartphone Proyektor dari kardus sepatu bekas

kelas-fisika.com – Cara Membuat Smartphone Proyektor dari kardus sepatu bekas Tahukah Anda bahwa Anda bisa mengubah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com