Home / elektronika / Elektron Valensi, Elektron Bebas dan Ionisasi

Elektron Valensi, Elektron Bebas dan Ionisasi

kelas-fisika.com – Elektron valensi, Elektron Bebas dan Ionisasi.

Elektron Valensi

Elektron yang ada di kulit terluar atau orbit atom disebut sebagai elektron valensi. Elektron ini terjauh dari nukleus. Orbit terluar dari atom mengandung maksimum 8 elektron.


Elektron ini menentukan sifat listrik dan fisik material. Elektron yang berputar di orbit paling luar dari sebuah atom memiliki tingkat energi tertinggi. Elektron valensi dilekatkan secara longgar ke nukleus. Oleh karena itu, dibutuhkan sedikit energi  untuk menarik elektron dari orbit paling luar

Elektron bebas

Elektron yang tidak terikat pada nukleus atom dan bebas bergerak saat energi eksternal diterapkan Disebut elektron bebas.

Medan listrik adalah wilayah di sekitar partikel bermuatan dimana partikel bermuatan lainnya akan mengalami gaya yang tolak menolak atau tarik menarik.

Elektron valensi terikat secara longgar dengan nukleus atom. Ketika sejumlah kecil energi eksternal dalam bentuk panas atau cahaya diaplikasikan ke elektron valensi maka mereka menjauh dari atom induk dan menjadi bebas.

Gaya tarik dari nukleus tidak beraksi pada elektron bebas. Aliran elektron bebas dalam material disebut arus listrik. Elektron bebas yang bergerak akan mengirimkan arus listrik dari satu titik ke titik lainnya.

Bahan yang mengandung elektron bebas akan mengalirkan arus listrik. Bahan yang tidak mengandung elektron bebas tidak melakukan arus listrik.

Ionisasi

Proses kehilangan atau mendapatkan elektron, yang mengubah atom netral secara elektrik menjadi atom bermuatan disebut ionisasi.

Dalam atom elektrik netral, jumlah total proton di dalam nukleus sama dengan jumlah elektron yang mengorbit nukleus. Dalam atom yang bermuatan, jumlah total proton di nukleus tidak sama dengan jumlah elektron yang mengorbit nukleus.

Ion positif

Dalam atom elektrik netral, jika elektron ditarik menjauh dari orbit terluar maka atom akan kehilangan elektron. Ketika atom netral kehilangan elektron, jumlah elektron yang mengorbit inti atom Kurang dari jumlah total proton di inti atom.

Proton adalah partikel bermuatan positif dan elektron adalah partikel bermuatan negatif. Karena lebih banyak partikel bermuatan positif (proton) daripada partikel bermuatan negatif (elektron) dalam atom, muatan listrik bersih keseluruhan sebuah atom menjadi positif. Atom semacam itu disebut ion positif.


Mari kita lihat ion positif seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas. Jumlah elektron yang mengorbit inti atom adalah 6 dan jumlah total proton di dalam inti atom juga 7. Partikel bermuatan positif (Proton) lebih banyak daripada partikel bermuatan negatif (elektron). Karena itu, muatan listrik total atom positif.

Ion negatif

Jika atom elektrik netral memperoleh satu atau lebih elektron maka jumlah elektron yang mengorbit inti atom lebih besar atau lebih dari jumlah total proton di nukleus atom.

Proton adalah partikel bermuatan positif dan elektron adalah partikel bermuatan negatif. Karena kurang banyaknya partikel bermuatan positif (proton) daripada partikel bermuatan negatif (elektron) dalam atom, muatan listrik bersih keseluruhan sebuah atom menjadi negatif. Atom semacam itu disebut ion negatif.


Mari kita lihat ion negatif seperti yang ditunjukkan pada gambar di atas. Jumlah total elektron yang mengorbit inti atom adalah 8 dimana jumlah total proton di dalam inti atom adalah 7. Partikel bermuatan positif (Proton) kurang dari partikel bermuatan negatif (elektron). Karena itu, muatan listrik total atom itu negatif.

Check Also

Trafo Step Down

Transformator Step Down

kelas-fisika.com – Transformator Step Down Transformator dapat bekerja dalam dua perintah, seperti transformer step-up dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com