Home / elektronika / Semikonduktor Intrinsik dan ekstrinsik

Semikonduktor Intrinsik dan ekstrinsik

kelas-fisika.com – Semikonduktor Intrinsik dan ekstrinsik

Semikonduktor Intrinsik

Semikonduktor murni disebut semikonduktor intrinsik. Silikon dan germanium adalah contoh paling umum dari semikonduktor intrinsik. Kedua semikonduktor ini paling sering digunakan dalam pembuatan transistor, dioda dan komponen elektronik lainnya.

Semikonduktor intrinsik juga disebut semikonduktor undoping atau semikonduktor tipe-I. Dalam semikonduktor intrinsik jumlah elektron dalam pita konduksi sama dengan jumlah lubang pada pita valensi. Oleh karena itu muatan listrik keseluruhan atom bersifat netral.

Semikonduktor ekstrinsik

Semikonduktor di mana ada penambahan pengotor (impuritas) disebut semikonduktor ekstrinsik. Ketika pengotor ditambahkan ke semikonduktor intrinsik , ia menjadi semikonduktor ekstrinsik. Proses penambahan pengotor ke semikonduktor disebut doping. Doping meningkatkan konduktivitas listrik semikonduktor.

Semikonduktor ekstrinsik memiliki konduktivitas listrik yang tinggi dibanding semikonduktor intrinsik. Oleh karena itu semikonduktor ekstrinsik digunakan untuk pembuatan perangkat elektronik seperti dioda, transistor, dll. Jumlah elektron bebas dan lubang pada semikonduktor ekstrinsik tidak sama.

Jenis pengotor

Dua jenis pengotor ditambahkan ke semikonduktor. Mereka adalah pengotor pentavalen dan trivalen.

pengotor pentavalen

Atom pengotor Pentavalen memiliki 5 elektron valensi . Berbagai contoh atom pengotor pentavalen meliputi Fosfor (P), Arsenik (As), Antimon (Sb), dan lain-lain. Struktur atom atom pentavalen (fosfor) dan atom trivalen (boron) ditunjukkan pada gambar di bawah ini.


Fosfor adalah zat yang terdiri dari atom yang semuanya memiliki jumlah proton yang sama. Jumlah atom fosfor adalah 15 yaitu 15 proton. Jumlah proton di nukleus atom disebut nomor atom. Atom fosfor memiliki 15 elektron (2 elektron pada orbit pertama, 8 elektron pada orbit kedua dan 5 elektron di orbit terluar).

Pengotor Trivalent

Pengotor Trivalent memiliki 3 elektron valensi. Berbagai contoh pengotor trivalen meliputi Boron (B), Gallium (G), Indium (In), Aluminium (Al).

Boron adalah zat yang terdiri dari atom yang semuanya memiliki jumlah proton yang sama. Jumlah atom boron adalah 5 yaitu 5 proton. Atom Boron memiliki 5 elektron (2 elektron pada orbit pertama dan 3 elektron di orbit terluar).

Klasifikasi semikonduktor ekstrinsik berdasarkan pengotor

Berdasarkan jenis pengotor yang ditambahkan, semikonduktor ekstrinsik dikelompokkan menjadi dua jenis.

  • Semikonduktor tipe-n
  • Semikonduktor tipe-P

Check Also

Trafo Step Down

Transformator Step Down

kelas-fisika.com – Transformator Step Down Transformator dapat bekerja dalam dua perintah, seperti transformer step-up dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com