Home / Materi Fisika / Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal

Gelombang Transversal dan Gelombang Longitudinal

kelas-fisika.com – Gelombang Transversal dan Gelombang longitudinal

Gelombang transversal

Jika partikel medium bergetar dalam arah yang tegak lurus terhadap arah propagasi (perambatan) gelombang, maka disebut gelombang transversal.


Pada gelombang transversal, gerakan partikel tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang.

Cahaya dan jenis radiasi elektromagnetik lainnya adalah contoh gelombang transversal. Beberapa contoh lain dari gelombang transversal termasuk riak di kolam dan gelombang dalam sebuah string.

Partikel tidak bergerak sepanjang gelombang, mereka hanya bergerak ke atas dan ke bawah relatif terhadap propagasi gelombang.

Contoh 1:

Riak melingkar yang dihasilkan di permukaan air berkembang dan menyebar melalui air.


Saat riak-riak bergerak secara horizontal melintasi permukaan air, partikel air bergetar ke atas dan ke bawah. Dengan demikian, gelombang air (riak) menyebar secara horisontal, partikel medium (air) bergetar tegak lurus terhadap arah perambatan gelombang.

Contoh 2:

Ambil serangkaian panjang tertentu, dengan satu ujungnya menempel pada dukungan tetap. Pegang ujung tali senar lainnya di tangan, peregangan dan gerakkan dalam arah tegak lurus dengan panjang senar. Pola gelombang diamati pada string seperti yang ditunjukkan pada gambar.


Titik paling atas dari gelombang dikenal sebagai puncak (C) dan titik terendah dalam gelombang dikenal sebagai palung atau lembah (T).

Saat gelombang menyebar dari kiri ke kanan, partikel-partikel dari string bergetar ke atas dan ke bawah, sehingga membentuk gelombang transversal dalam tali.

Gelombang longitudinal

Jika partikel medium bergetar dalam arah yang sejajar dengan arah propagasi gelombang, maka gelombang ini disebut sebagai gelombang longitudinal.


Pada gelombang longitudinal, gerakan partikel sejajar dengan arah perambatan gelombang.

Gelombang longitudinal dapat berjalan melalui padatan, cairan, dan gas, karena medium hanya membutuhkan elastisitas volume untuk propagasinya / perambatannya.

Gelombang longitudinal bergerak melalui media dalam bentuk penekanan dan pencabutan. Wilayah tekanan tinggi disebut kompresi dan daerah tekanan rendah disebut rarefaction / regangan.

Gelombang suara dan gelombang di pegas membentang adalah beberapa contoh gelombang longitudinal.

Beberapa gelombang tidak murni transversal atau longitudinal. Misalnya, gelombang seismik (gempa) yang dihasilkan di pedalaman perjalanan bumi baik berupa gelombang longitudinal maupun transversal.

Check Also

Transformator Tenaga Listrik | Definisi dan Jenis Transformator

kelas-fisika.com – Transformator Tenaga Listrik | Definisi dan Jenis Transformator Definisi Transformator Transformator atau Trafo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com