Home / Materi Fisika / Jenis Jenis LASER

Jenis Jenis LASER

kelas-fisika.com – Jenis Jenis laser

Apa itu LASER?

LASER adalah singkatan dari Light Amplification oleh Stimulated Emission of Radiation. Laser adalah alat yang menghasilkan cahaya yang sangat terarah. Ini memancarkan cahaya melalui proses yang disebut emisi radiasi terstimulasi yang meningkatkan intensitas cahaya.

Laser berbeda dengan sumber cahaya konvensional dengan empat cara: koherensi, directionality, monochromacity, dan intensitas tinggi.

Gelombang cahaya sumber cahaya biasa memiliki banyak panjang gelombang. Oleh karena itu, foton yang dipancarkan oleh sumber cahaya biasa berada di luar fase. Jadi, cahaya biasa tidak koheren.

Di sisi lain, gelombang cahaya sinar laser hanya memiliki satu panjang gelombang. Oleh karena itu, semua foton yang dipancarkan oleh sinar laser dalam fase. Dengan demikian, sinar laser yang koheren.

Gelombang cahaya dari laser hanya mengandung satu panjang gelombang atau warna sehingga dikenal sebagai cahaya monokromatik.

Sinar laser sangat sempit dan bisa terkonsentrasi pada area yang sangat kecil. Hal ini membuat sinar laser sangat terarah.

Cahaya laser menyebar di wilayah kecil ruang. Makanya, semua energi terkonsentrasi pada daerah sempit. Karenanya, sinar laser memiliki intensitas lebih besar dari pada cahaya biasa.

Jenis laser

Laser dikelompokkan menjadi 4 tipe berdasarkan jenis media laser yang digunakan:

  • Laser solid-state / Laser Zat Padat
  • Laser gas
  • Laser cair
  • Laser semikonduktor

Laser solid-state / laser zat padat

Laser solid-state adalah laser yang menggunakan padatan sebagai media laser. Dalam laser ini, bahan kaca atau kristal digunakan.

Ion diperkenalkan sebagai pengotor ke dalam bahan inang yang bisa berupa gelas atau kristal. Proses menambahkan pengotor ke zat ini disebut doping. Unsur tanah jarang seperti cerium (Ce), erbium (Eu), terbium (Tb) dll paling banyak digunakan sebagai dopan.

Bahan seperti safir (Al2O3 ), garnet aluminium itrium neodymium-doped (Nd: YAG), kaca doping Neodymium (Nd: glass) dan gelas ytterbium-doped digunakan sebagai bahan inang untuk medium laser. Dari jumlah tersebut, kristal garnet yodrium terdefinisi neodymium (Nd: YAG) paling banyak digunakan.

Laser solid-state pertama adalah laser ruby. Hal ini masih digunakan dalam beberapa aplikasi. Dalam laser ini, kristal ruby ​​digunakan sebagai media laser.


Dalam laser solid-state, energi cahaya digunakan sebagai sumber pemompaan. Sumber cahaya seperti flashtube, lampu flash, lampu busur, atau dioda laser digunakan untuk mencapai pemompaan.

Semikonduktor laser tidak termasuk kategori ini karena laser ini biasanya dipompa secara elektrik dan melibatkan proses fisik yang berbeda.

Laser gas

Laser gas adalah laser dimana arus listrik dilepaskan melalui gas di dalam media laser untuk menghasilkan sinar laser. Dalam laser gas, media laser berada dalam keadaan gas.


Laser gas digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan sinar laser dengan kualitas balok yang sangat tinggi dan panjang koherensi yang panjang.

Pada laser gas, media laser atau media gain terdiri dari campuran gas. Campuran ini dikemas ke dalam tabung gelas. Tabung gelas yang diisi dengan campuran gas bertindak sebagai medium aktif atau media laser.

Laser gas adalah laser pertama yang bekerja berdasarkan prinsip mengubah energi listrik menjadi energi cahaya. Ini menghasilkan sinar laser di wilayah inframerah spektrum pada 1,15 μ m.

Laser gas berbeda dari jenisnya: laser Helium (He) – Neon (Ne), laser ion argon, laser karbon dioksida (laser CO 2 ), laser karbon monoksida (laser CO), laser excimer, laser nitrogen, laser hidrogen , Dll. Jenis gas yang digunakan untuk membangun media laser dapat menentukan panjang gelombang atau efisiensi laser.

Laser cair

Laser cair adalah laser yang menggunakan cairan sebagai medium laser. Dalam laser cair, cahaya memasok energi ke media laser.

Laser pewarna adalah contoh laser cair. Laser pewarna adalah laser yang menggunakan pewarna organik (larutan cair) sebagai media laser.

Laser pewarna terdiri dari zat warna organik yang dicampur dengan pelarut. Laser ini menghasilkan sinar laser dari keadaan energi yang tereksitasi dari pewarna organik yang dilarutkan dalam pelarut cair. Ini menghasilkan sinar laser di dekat ultraviolet (UV) ke daerah inframerah dekat (IR) dari spektrum.

Laser semikonduktor

Laser Semikonduktor memainkan peran penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Laser ini sangat murah, ukurannya kompak dan mengkonsumsi daya rendah. Semikonduktor laser juga dikenal sebagai laser dioda.

Laser Semikonduktor berbeda dari laser solid-state. Dalam laser solid-state, energi cahaya digunakan sebagai sumber pompa sedangkan pada laser semikonduktor, energi listrik digunakan sebagai sumber pompa.

Dalam laser semikonduktor, sambungan pn dari dioda semikonduktor membentuk media aktif atau media laser. Keuntungan optik dihasilkan dalam bahan semikonduktor.

Check Also

Transformator Tenaga Listrik | Definisi dan Jenis Transformator

kelas-fisika.com – Transformator Tenaga Listrik | Definisi dan Jenis Transformator Definisi Transformator Transformator atau Trafo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com