Home / Materi Fisika / Karakteristik LASER

Karakteristik LASER

kelas-fisika.com – Karakteristik Laser

Lampu laser memiliki empat karakteristik unik yang membedakannya dari cahaya biasa: diantaranya adalah :

  • Koherensi
  • Keteraturan
  • Monokromatik
  • Intensitas tinggi

Koherensi

Kita tahu bahwa cahaya tampak dipancarkan saat elektron tereksitasi (elektron di tingkat energi yang lebih tinggi) melompat ke tingkat energi yang lebih rendah (ground state). Proses elektron bergerak dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah atau tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi disebut transisi elektron.

Dalam sumber cahaya biasa (lampu, lampu natrium dan lampu obor), transisi elektron terjadi secara alami. Dengan kata lain, transisi elektron dalam sumber cahaya biasa acak pada waktunya. Foton yang dipancarkan dari sumber cahaya biasa memiliki energi, frekuensi, panjang gelombang, atau warna yang berbeda. Oleh karena itu, gelombang cahaya dari sumber cahaya biasa memiliki banyak panjang gelombang. Oleh karena itu, foton yang dipancarkan oleh sumber cahaya biasa berada di luar fase.


Dalam laser, transisi elektron terjadi secara artifisial. Dengan kata lain, dalam laser, transisi elektron terjadi pada waktu tertentu. Semua foton yang dipancarkan di laser memiliki energi, frekuensi, atau panjang gelombang yang sama. Oleh karena itu, gelombang cahaya sinar laser memiliki panjang gelombang atau warna tunggal. Oleh karena itu, panjang gelombang sinar laser berada dalam fase di ruang dan waktu. Di laser, teknik yang disebut stimulated emission digunakan untuk menghasilkan cahaya.


Dengan demikian, cahaya yang dihasilkan oleh laser sangat koheren. Karena koherensi ini, sejumlah besar kekuatan dapat terkonsentrasi di tempat yang sempit.

Keteraturan

Pada sumber cahaya konvensional (lampu, lampu natrium dan obor), foton akan bergerak secara acak. Oleh karena itu, sumber cahaya ini memancarkan cahaya ke segala arah.

Di sisi lain, dalam laser, semua foton akan bergerak ke arah yang sama. Karena itu, laser memancarkan cahaya hanya dalam satu arah. Ini disebut directionality dari sinar laser. Lebar sinar laser sangat sempit. Makanya, sinar laser bisa menempuh jarak jauh tanpa menyebar.


Jika cahaya biasa menempuh jarak 2 km, maka diameternya sekitar 2 km. Di sisi lain, jika sinar laser menempuh jarak 2 km, itu menyebar hingga diameter kurang dari 2 cm.

Monokromatik

Lampu monokromatik berarti cahaya yang mengandung satu warna atau panjang gelombang. Foton yang dipancarkan dari sumber cahaya biasa memiliki energi, frekuensi, panjang gelombang, atau warna yang berbeda. Oleh karena itu, gelombang cahaya dari sumber cahaya biasa memiliki banyak panjang gelombang atau warna. Oleh karena itu, cahaya biasa adalah campuran gelombang yang memiliki frekuensi atau panjang gelombang yang berbeda.

Di sisi lain, di laser, semua foton yang dipancarkan memiliki energi, frekuensi, atau panjang gelombang yang sama. Oleh karena itu, gelombang cahaya laser memiliki panjang gelombang atau warna tunggal. Oleh karena itu, sinar laser mencakup rentang frekuensi atau panjang gelombang yang sangat sempit.

Intensitas tinggi

Anda tahu bahwa intensitas gelombang adalah energi per satuan waktu yang mengalir Satuan Normal Area. Dalam sumber cahaya biasa, cahaya menyebar secara merata ke segala arah.

Jika Anda melihat filamen lampu 100 Watt dari jarak 30 cm, daya yang masuk ke mata Anda kurang dari 1/1000 watt.

Dalam laser, cahaya menyebar di wilayah kecil ruang dan dalam rentang panjang gelombang kecil. Makanya, sinar laser memiliki intensitas lebih besar bila dibandingkan dengan cahaya biasa.

Jika Anda melihat langsung di sepanjang balok dari laser (hati-hati: jangan lakukan itu), maka semua kekuatan laser akan masuk ke mata Anda. Dengan demikian, bahkan laser 1 Watt akan tampil ribuan kali lebih intens dari lampu biasa 100 Watt.

Dengan demikian, keempat sifat sinar laser ini memungkinkan kita untuk memotong blok baja yang besar dengan cara mencair. Mereka juga digunakan untuk merekam dan mereproduksi informasi besar pada compact disc (CD).

Check Also

Transformator Tenaga Listrik | Definisi dan Jenis Transformator

kelas-fisika.com – Transformator Tenaga Listrik | Definisi dan Jenis Transformator Definisi Transformator Transformator atau Trafo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com