Home / saintek / Apa Itu SODAR (Sonic Detection And Ranging) ?

Apa Itu SODAR (Sonic Detection And Ranging) ?

kelas-fisika.com – Apa Itu SODAR (Sonic Detection And Ranging) ?

SODAR singkatan dari “Sonic Detection And Ranging” atau “Sound Detection And Ranging“. SODAR adalah instrumen yang mengukur kecepatan dan arah angin dengan menggunakan gelombang suara. Ini mengukur kecepatan dan kecepatan angin hingga 800 meter di atas permukaan tanah. Pengukuran dirata-ratakan dari waktu ke waktu pada interval yang ditentukan, umumnya setiap 30 menit.

SODAR juga disebut radar akustik, echosounder, dan sounder. SODAR mirip dengan radar dan radar kecuali bahwa pada gelombang suara SODAR digunakan sebagai pengganti gelombang cahaya atau gelombang radio untuk menentukan berbagai atribut target.

Dengan mengukur perubahan frekuensi gelombang suara, sodar memberikan informasi tentang kecepatan dan arah angin. Sistem SODAR terutama digunakan untuk mengukur kecepatan dan arah angin di berbagai ketinggian di atas tanah. Hal ini juga digunakan untuk menentukan perubahan mendadak pada struktur atmosfer bagian bawah.

SODAR berguna dalam mempelajari fenomena meteorologi seperti transmisi suara, penyebaran atmosfir (distribusi) polutan (kontaminan), dan generasi vorteks (pusaran berarti massa air atau udara yang berputar dengan sangat cepat dan menarik benda ke pusatnya.

Konstruksi SODAR

Komponen utama SODAR adalah antena. Antena SODAR terdiri dari puluhan transduser sonik.

Transduser adalah perangkat elektronik yang mengubah satu bentuk energi menjadi bentuk lain. Transduser sonik adalah transduser yang mengubah gelombang suara menjadi arus listrik atau arus listrik menjadi gelombang suara.

Di SODAR, kombinasi speaker dan mikrofon digunakan sebagai transduser sonik. Mikrofon adalah instrumen yang mengubah gelombang suara menjadi arus listrik (sinyal listrik). Loudspeaker adalah perangkat yang mengubah arus listrik (sinyal listrik) menjadi gelombang suara.

Bagaimana cara kerja SODAR ?

Pengeras suara SODAR mengubah arus listrik menjadi gelombang suara atau suara yang masuk akal. Suara suara atau sinyal suara yang dihasilkan oleh speaker SODAR kemudian dikirim dalam tiga arah ke atas melalui atmosfer. Satu sinyal suara berada dalam arah vertikal berkenaan dengan ground dan dua sinyal ortogonal yang tersisa dimiringkan kira-kira 17 derajat dari sinyal suara vertikal.

Untuk mengukur kecepatan angin 3 dimensi, setidaknya tiga balok dengan arah yang berbeda dibutuhkan.

Sinyal suara yang dikirim ke udara tercermin oleh partikel di udara atau tercermin dari fluktuasi indeks bias udara (Indeks bias adalah rasio kecepatan cahaya dalam ruang hampa terhadap kecepatan cahaya dalam medium tertentu ).

Sinyal suara yang dipantulkan kembali ke tanah dikumpulkan oleh mikrofon SODAR. Mikrofon kemudian mengubah sinyal suara menjadi arus listrik.

Jika kecepatan suara lokal diketahui, waktu tempuh antara emisi dan penerimaan menentukan ketinggian sinyal suara tercermin.

Bagian penerima SODAR mendeteksi perbedaan kecil pada frekuensi sinyal suara yang dikirim dan diterima karena perubahan kecepatan angin yang tiba-tiba. Perbedaan frekuensi ini ditentukan dengan menggunakan teknik yang disebut Doppler Shift.

Doppler Shift atau Doppler Effect adalah perubahan frekuensi gelombang suara karena sumber dan pengamat bergerak satu sama lain atau bergerak menjauh satu sama lain.

Contoh: Asumsikan bahwa Anda adalah pengamat dan kereta tanduk adalah sumbernya. Jika kereta bergerak ke arah Anda, maka frekuensi peluit kereta api atau gelombang suara meningkat. Ini berarti Anda telah mengalami Efek Doppler.

Jika partikel di udara bergerak menuju antena SODAR, frekuensi sinyal suara yang diterima akan lebih tinggi daripada frekuensi sinyal suara yang ditransmisikan. Di sisi lain, jika partikel bergerak menjauh dari antena SODAR, frekuensi sinyal suara yang diterima akan lebih rendah daripada frekuensi sinyal suara yang ditransmisikan.

SODAR mendeteksi Shift Doppler pada frekuensi yang berbeda dan pada beberapa sudut siaran yang berbeda untuk mendapatkan gambar angin yang paling akurat.

Kelebihan dari SODAR

  • Biaya tenaga kerja rendah untuk pengukuran.
  • Operasi terus menerus
  • Pengukuran terus menerus
  • Instalasi cepat
  • Mudah dibawa dari satu tempat ke tempat lain

Kelemahan SODAR

  • Sinyal suara sangat dilemahkan di atmosfer. Atenuasi gelombang suara meningkat saat frekuensi meningkat.
  • Suara latar belakang dihasilkan saat SODAR beroperasi. SODAR tidak boleh dioperasikan di daerah yang tingkat kebisingannya tinggi.

Check Also

apa itu fisika

Apa itu Fisika ?

kelas-fisika.com – apa itu fisika ? Definisi kamus, fisika diartikan sebagai “studi materi, energi, dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com