Home / kolom guru / Apa itu Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembelajaran Fisika

Apa itu Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembelajaran Fisika

kelas-fisika.com – Apa itu Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Pembelajaran Fisika

Higher Order Thinking Skills (HOTS)

Pembelajaran yang disajikan sebaiknya dapat memotivasi peserta didik untuk berfikir kritis, logis, dan sistematis sesuai dengan karakteristik Fisika, serta memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills atau HOTS). Anderson mengkategorikan tingkat berpikir seperti dalam tabel berikut.

Berdasarkan tingkat berpikir yang tercantum dalam Tabel 5 di atas, ada kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills = HOTS) yang harus dikuasai oleh peserta didik yaitu kemampuan untuk menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Oleh sebab itu, maka dalam pembelajaran Anda dianjurkan untuk mendorong peserta didiknya memiliki kemampuan tersebut dengan menyajikan pembelajaran yang variatif serta pemberian materi yang “tidak biasa” yang dikembangkan dari KD-KI 3.

Contoh kegiatan pembelajaran untuk mendorong peserta didik memilki keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Pembelajaran pada KD 3.3 dan 4.3 menggunakan model pembelajaran discovery dengan langkah-langlah sebagai berikut;

1.Stimulation (memberi stimulus);

Contoh;

Menyajikan bahan kajian berupa video/ animasi/gambar peristiwa perahu yang hendak menyeberangi sungai dan seorang atlet panah melepaskan anak panah dari busur panahnya (sesuai dengan KD 3.3 dan KD 4.3)

2. Problem Statement (mengidentifikasi masalah)

Contoh;

Peserta didik mengidentifikasi hal hal yang mempengaruhi gerakan perahu yang hendak menyeberangi sungai dan seorang atlet panah melepaskan anak panah dari busur panahnya melalui pertanyaan “ berapa besar dan arah resultan kecepatan perahu saat menyeberangi sungai? berapa besar dan arah resultan gaya yang dilakukan busur panah pada panah?

3. Data Collecting (mengumpulkan data);

Contoh;

Peserta didik mencari serta mengumpulkan data/informasi yang berkaitan dengan permasalahan yang disajikan baik dari buku paket Fisika kelas X, maupun sumber lain atau intenet untuk menyelesaikan masalah tersebut..

4. Data Processing (mengolah data);

Contoh;

Peserta didik melakukan diskusi bersama kelompok untuk menjawab pertanyaan pertanyaan tentang peristiwa perahu yang hendak menyeberangi sungai dan peristiwa seorang atlet panah melepaskan anak panah dari busur panahnya berdasarkan data/informasi yang diperoleh dari buku dan internet .

5. Verification (memverifikasi);

Contoh;

Peserta didik membandingkan hasil diskusi antar kelompok melalui sesi presentasi kelompok dan proses pembelajaran diarahkan ke bentuk tanya jawab yang berhubungan dengan penjumlahan vektor.

6. Generalization (menyimpulkan);

Contoh;

Peserta didik membuat kesimpulan tentang jawaban atas permasalahan peristiwa perahu yang hendak menyeberangi sungai dan peristiwa seorang atlet panah melepaskan anak panah dari busur panahnya

Berikut adalah contoh-contoh soal HOTS yang sesuai dengan KD 3.1 dan 4.1 mata pelajaran Fisika di atas.

Contoh Soal sesuai KD 3.3 dan 4.3:

  1. Urutan besar komponen vektor gaya pada arah mendatar dari yang nilai terkecil ke nilai yang terbesar
  2. Urutan besar komponen vektor gaya pada arah vertikal dari yang nilai terkecil ke nilai yang terbesar

Alternatif Penyelesaian:

Check Also

6 Langkah Model pembelajaran Project Based Learning fisika SMA

kelas-fisika.com – 6 Langkah Model pembelajaran Project Based Learning fisika SMA Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com