Home / kolom guru / Bagaimana cara memilih model pembelajaran yang tepat ?

Bagaimana cara memilih model pembelajaran yang tepat ?

kelas-fisika.com – Bagaimana cara memilih model pembelajaran yang tepat ?

Sesuai dengan karakteristik pembelajaran Kurikulum 2013, maka sebuah model pembelajaran yang dikembangkan harus dapat mendorong dan memotivasi peserta didik dalam mengembangkan ide dan kreatifitasnya, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, menyenangkan, dan inspiratif. Selain itu model yang digunakan juga harus dapat mendorong peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi maupun dalam kegaiatan lain, dan dapat meningkatkan sifat percaya diri.

Cara menentukan sebuah model pembelajaran yang akan dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran akan berbeda untuk setiap mata pelajaran. Hal tersebut disesuaikan dengan karakteristik materi pada masing-masing mata pelajaran. Hal-hal yang dapat dipertimbangkan dalam menentukan model pembelajaran yang akan digunakan hal-hal sebagai berikut :

  1. Kesesuaian model pembelajaran dengan karakteristik mata pelajaran, sehingga ada kemungkinan mata pelajaran tertentu tidak menggunakan model yang diuraikan diatas, tetapi menggunakan model khusus untuk mata pelajaran tersebut. Sebagai contoh untuk mata pelajaran bahasa menggunakan pembelajaran berbasis teks.
  2. Kesesuaian model pembelajaran dengan karakteristik KD-KI 2 yang dapat mengembangkan kompetensi sikap, dan kesesuaian materi pembelajaran dengan tuntutan KD-KI 3 dan/atau KDKI 4 untuk memgembangkan kompetensi pengetahuan dan/atau keterampilan.
  3. Kesesuaian model pembelajaran dengan tujuan pembelajaran yang spesifik dalam mengembangkan potensi dan kompetensi, misalnya untuk mengembangkan interaksi sosial, atau mengolah informasi.
  4. Penggunaan model pembelajaran disesuaikan dengan pendekatan saintifik.

Contoh:

Dengan memperhatikan karakteristik pemilihan model di atas, serta hasil analisis terhadap KIKD, Pedoman Mapel, dan Silabus, maka untuk KD 3.3 dan 4.3 seperti diuraikan sebelumnya, serta memperhatikan indikator sikap dari KI 2 yaitu disiplin, kerja sama, dan sikap kritis, maka pembelajaran akan disajikan dengan model Discovery sebagai berikut.

1) Stimulation (memberi stimulus);

Contoh;

Menyajikan bahan kajian berupa video/animasi/gambar peristiwa perahu yang hendak menyeberangi sungai dan atlet panah melepaskan anak panah dari busur panahnya (sesuai dengan KD 3.3 dan KD 4.3)

2) Problem Statement (mengidentifikasi masalah)

Contoh;

Peserta didik mengidentifikasi hal hal yang mempengaruhi gerakan perahu yang hendak menyeberangi sungai, atlet panah melepaskan anak panah dari busur panahnya melalui pertanyaan “ berapa besar dan arah resultan kecepatan perahu saat menyeberangi sungai ? Berapa besar dan arah resultan gaya dorong yang dilakukan oleh busur panah untuk menggerakkan anak panah?

3) Data Collecting (mengumpulkan data);

Contoh;

Peserta didik mencari serta mengumpulkan data/informasi yang berkaitan dengan permasalahan yang disajikan baik dari buku paket Fisika kelas X, maupun sumber lain atau internet untuk menyelesaikan masalah tersebut.

4) Data Processing (mengolah data);

Contoh;

Peserta didik melakukan diskusi bersama kelompok untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang peristiwa perahu yang hendak menyeberangi sungai dan atlet panah melepaskan anak panah dari busur panahnya berdasarkan data/informasi yang diperoleh dari buku dan internet .

5) Verification (memverifikasi);

Contoh;

Peserta didik membandingkan hasil diskusi antar kelompok melalui sesi presentasi kelompok dan proses pembelajaran diarahkan ke bentuk tanya jawab yang berhubungan dengan penjumlahan vektor.

6) Generalization (menyimpulkan);

Contoh;

Peserta didik membuat kesimpulan tentang jawaban atas permasalahan peristiwa perahu yang hendak menyeberangi sungai dan peristiwa atlet panah melepaskan anak panah dari busur panahnya.

Macam macam Model Pembelajaran :

Check Also

5 Langkah model Problem Based Learning (PBL) Fisika SMA

kelas-fisika.com – 5 Langkah model Problem Based Learning (PBL) Fisika SMA Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com