Home / kolom guru / Karakteristik Pembelajaran Fisika SMA

Karakteristik Pembelajaran Fisika SMA

kelas-fisika.com – Karakteristik Pembelajaran Fisika SMA

Karakteristik Pembelajaran Fisika SMA

Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik, peserta didik dengan peserta didik, peserta didik dengan orang-orang di lingkungannya, dan peserta didik dengan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran pada Kurikulum 2013 dilaksanakan berbasis aktivitas agar memberikan ruang yang cukup bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, prakarsa, dan kemandirian yang sesuai dengan potensi, bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Berikut ini merupakan karakteristik dan prinsip pembelajaran berbasis aktivitas.

1. Karakteristik pembelajaran berbasis aktivitas

  1. interaktif dan inspiratif;
  2. menyenangkan, menantang, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif;
  3. kontekstual dan kolaboratif;
  4. memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian peserta didik; dan
  5. sesuai dengan bakat, minat, kemampuan, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta
    didik.

2. Prinsip pembelajaran di antaranya adalah sebagai berikut:a. peserta didik difasilitasi untuk mencari tahu;

  1. peserta didik belajar dari berbagai sumber belajar;
  2. proses pembelajaran menggunakan pendekatan ilmiah;
  3. pembelajaran berbasis kompetensi;
  4. pembelajaran terpadu;
  5. pembelajaran yang menekankan pada jawaban divergen yang memiliki kebenaran multi dimensi;
  6. pembelajaran berbasis keterampilan aplikatif;
  7. peningkatan keseimbangan, kesinambungan, dan keterkaitan antara hard-skills dan soft-skills;
  8. pembelajaran yang mengutamakan pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat;
  9. pembelajaran yang menerapkan nilai-nilai dengan memberi keteladanan (ing ngarso sung tulodo), membangun kemauan (ing madyo mangun karso), dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (tut wuri handayani);
  10. pembelajaran yang berlangsung di rumah, di sekolah, dan di masyarakat;
  11. pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran;
  12. pengakuan atas perbedaan individual dan latar belakang budaya peserta didik; dan
  13. suasana belajarmenyenangkan dan menantang.

Karakteristik dan prinsip tersebut harus diaplikasikan oleh guru dalam pembelajarannya disesuaikan dengan karaktristik kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik. Sebagai contoh, agar karakteristik pembelajaran kontekstual dan kolaboratif dapat terlaksana, maka guru harus dapat mengembangkan materi pembelajaran yang relevan dengan situasi dan kondisi lingkungan sekitar (kontekstual), serta dapat menciptakan kegiatan yang melibatkan peserta didik untuk dapat berkolaborasi antar sesamanya, misalnya kerja kelompok atau grup diskusi.

Berikut adalah contoh materi pembelajaran Fisika di kelas X yang memiliki karakteristik kontekstual dan kolaboratif dalam mata pelajaran, yaitu: KD 3.3 dan 4.3 tentang penjumlahan vektor dan resultan vektor.

Peserta didik dihadapkan pada permasalahan berikut;

Langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah di atas, tersirat dalam beberapa pertanyaan berikut.

Silahkan pelajari jawaban dari persamasalahan di atas, pada buku Fisika kelas X.

Check Also

6 Langkah Model pembelajaran Project Based Learning fisika SMA

kelas-fisika.com – 6 Langkah Model pembelajaran Project Based Learning fisika SMA Pelaksanaan kegiatan pembelajaran dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com