Home / Tahukah kamu / Sejarah Singkat Tentang Listrik

Sejarah Singkat Tentang Listrik

kelas-fisika.com – Sejarah singkat listrik

Gambar: Nikola Tesla (1856-1943) mempelopori sistem tenaga arus bolak-balik yang kebanyakan kita gunakan saat ini. Meski begitu, rivalnya, Thomas Edison (1846-1931), masih populer dikenang sebagai penemu yang memberi tenaga listrik dunia. Foto oleh Sarony; ukiran oleh T. Johnson, c.1906, milik Perpustakaan Kongres AS.

600 SM: Filsuf Yunani Thales dari Miletus (tahun 624-546 SM) menemukan listrik statis.

1600 CE: ilmuwan Inggris William Gilbert (1544-1603) adalah orang pertama yang menggunakan kata “listrik”. Dia percaya listrik disebabkan oleh cairan bergerak yang disebut humor.

1733: ilmuwan Prancis Charles du Fay (1698-1739) menemukan bahwa ada dua jenis muatan listrik statis yang berbeda.

1752: Printer, jurnalis, ilmuwan, dan negarawan Amerika Benjamin Franklin (1706-1790) melakukan percobaan lebih lanjut dan menamai dua jenis muatan listrik “positif” dan “negatif.”

1780: Ahli biologi Italia Luigi Galvani (1737-1798) menyentuh dua potong logam ke kaki kodok yang sudah mati dan membuatnya melompat. Hal ini membuat dia percaya bahwa listrik dibuat di dalam tubuh hewan.

1785: Ilmuwan Prancis Charles Augustin de Coulomb (1736-1806) menjelajahi misteri medan listrik: daerah yang aktif secara elektrik di sekitar muatan listrik.

1800: Salah satu teman Galvani, seorang profesor fisika Italia bernama Alessandro Volta (1745-1827), menyadari “listrik hewan” dibuat oleh logam yang digunakan Galvani. Setelah penelitian lebih lanjut, dia menemukan cara untuk membuat listrik dengan menggabungkan logam yang berbeda dan menemukan baterai.

1827: Fisikawan Jerman Georg Ohm (1789-1854) menemukan beberapa bahan membawa listrik lebih baik daripada yang lain dan mengembangkan gagasan perlawanan.

1820: Fisikawan Denmark Hans Christian Oersted (1777-1851) memasang kompas di dekat kabel listrik dan menemukan bahwa listrik dapat membuat magnetisme.

1821: Seorang fisikawan Prancis bernama Andre-Marie Ampere (1775-1836) meletakkan dua kabel listrik di dekat satu sama lain, menghubungkannya dengan sumber listrik, dan melihat mereka saling berpisah. Ini menunjukkan listrik dan magnet bisa bekerja sama untuk memberi kekuatan.

1821: Michael Faraday (1791-1867), seorang ahli kimia dan fisikawan Inggris, mengembangkan motor listrik primitif pertama.

1830-an: fisikawan Amerika Joseph Henry (1797-1879) dan penemu Inggris William Sturgeon (1783-1850) secara independen membuat elektromagnet praktis pertama dan motor listrik.

1831: Membangun penemuannya yang terdahulu, Michael Faraday menemukan generator listriknya.

1840: Fisikawan Skotlandia James Prescott Joule (1818-1889) membuktikan bahwa listrik adalah sejenis energi.

1870-an: Insinyur Belgia Zénobe Gramme (1826-1901) membuat generator listrik skala besar pertama.

1873: James Clerk Maxwell (1831-1879), seorang fisikawan Inggris lainnya, mengemukakan teori elektromagnetisme terperinci (bagaimana listrik dan magnetisme bekerja sama).

1881: Pembangkit listrik eksperimental pertama di dunia dibuka di Godalming, Inggris.

1882: Thomas Alpha Edison (1846-1931) membangun pembangkit listrik berskala besar pertama di AS.

1890-an: mantan pegawai Edison Nikola Tesla (1856-1943) mempromosikan arus listrik arus balik (AC), yang bersaing dengan sistem arus searah (DC) yang dipromosikan oleh Edison. Edison dan Tesla berjuang untuk supremasi dan, meskipun Edison diingat sebagai pelopor tenaga listrik, ternyata sistem AC Tesla yang pada akhirnya menang.

Check Also

ENAM hal yang perlu diketahui tentang magnet

kelas-fisika.com – ENAM hal yang perlu diketahui tentang magnet Hampir semua orang tahu enam fakta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com