Home / Tahukah kamu / Sejarah Singkat Magnet

Sejarah Singkat Magnet

kelas-fisika.com – Sejarah singkat magnetisme

Dunia purba: Magnetisme diketahui orang-orang Yunani kuno, Romawi, dan Cina. Orang Cina menggunakan kompas geomantic (yang memiliki prasasti kayu yang diatur dalam cincin di sekitar jarum magnet sentral) di Feng Shui. nama magnet berasal dari Manisa di Turki, sebuah tempat bernama Magnesia, tempat tonggak magnet ditemukan di tanah.

Abad ke-13: Kompas magnetik pertama kali digunakan untuk navigasi di negara-negara barat. Orang Prancis Petrus Perigrinus (juga disebut Peter dari Maricourt) membuat studi magnetisme yang pertama.

Abad ke-17: Dokter dan ilmuwan Inggris William Gilbert (1544-1603) menerbitkan On Magnets, sebuah studi ilmiah monumental tentang magnetisme, dan mengusulkan bahwa Bumi adalah magnet raksasa.

Abad ke-18: Orang Inggris John Michell (1724-93) dan Prancis Charles Augustin de Coulomb (1736-1806) mempelajari kekuatan magnet yang bisa digerakkan. Coulomb juga membuat studi penting tentang listrik, namun gagal menghubungkan listrik dan magnet sebagai bagian dari fenomena mendasar yang sama.

Abad ke-19: Orang Denmark Hans Christian Oersted (1777-1851), orang Prancis André-Marie Ampère (1775-1836) dan Dominique Arago (1786-1853), dan orang Inggris Michael Faraday (1791-1867) mengeksplorasi hubungan dekat antara listrik dan magnet. James Clerk Maxwell (1831-1879) menerbitkan penjelasan yang relatif lengkap tentang listrik dan magnetisme (teori elektromagnetisme) dan menyarankan agar energi elektromagnetik bergerak dalam gelombang (membuka jalan bagi penemuan radio). Pierre Curie (1859-1906) menunjukkan bahwa bahan kehilangan daya magnetnya di atas suhu tertentu (sekarang dikenal sebagai suhu Curie). Wilhelm Weber (1804-1891) mengembangkan metode praktis untuk mendeteksi dan mengukur kekuatan medan magnet.

Abad ke-20: Paul Langevin (1872-1946) menguraikan karya Curie dengan sebuah teori yang menjelaskan bagaimana magnetisme dipengaruhi oleh panas. Fisikawan Prancis Pierre Weiss (1865-1940) mengusulkan adanya partikel yang disebut magnetrons, setara dengan elektron, yang menyebabkan sifat magnetik material dan menguraikan teori domain magnetik. Dua ilmuwan Amerika, Samuel Abraham Goudsmit (1902-78) dan George Eugene Uhlenbeck (1900-88), menunjukkan bagaimana sifat magnetik material dihasilkan dari gerakan berputar elektron di dalamnya.

Check Also

ENAM hal yang perlu diketahui tentang magnet

kelas-fisika.com – ENAM hal yang perlu diketahui tentang magnet Hampir semua orang tahu enam fakta …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by themekiller.com